Memutuskan pemilihan bahan atap menjadi langkah upaya penting saat membangun maupun merenovasi rumah. Genteng metal pasir dan genteng keramik kerap kali menjadi pilihan utama. Keduanya memiliki daya tahan sekaligus tampilan menarik. Akan tetapi, masing-masing tetap menyimpan kelebihan serta keterbatasan yang berbeda dan perlu dipertimbangkan.
Perbandingan Genteng Metal Pasir dan Genteng Keramik
Genteng pasir metal dan genteng keramik sering menjadi bahan pertimbangan dalam pemilihan atap rumah. Berikut ini adalah perbandingan genteng yang membuat keduanya memiliki daya tarik masing-masing.
- Karakteristik Unik dan Berbeda
Genteng metal, merupakan genteng yang terbuat dari bahan logam seperti baja galvalum dan dilapisi dengan material seperti pasir atau coraltex sehingga mampu memberikan tekstur kasar. Lapisan inilah akhirnya menciptakan kemampuan untuk meredam suara dan tampilannya pun sangat versatile.
Di sisi lain, genteng keramik terbuat dari tanah liat yang dicetak dan dibakar dalam suhu sangat tinggi hingga mencapai lebih dari 1000 derajat Celcius. Proses pembakaran ini menghasilkan material yang padat, keras dan bertekstur halus mengkilap. Penggunaannya cocok untuk gaya arsitektur klasik hingga mediterania.
- Umur Pakai dan Kekuatan Material
Genteng metal pasir dapat bertahan hingga 50 tahun dengan perawatan yang tepat. Material ini juga tahan terhadap cuaca ekstrem, api dan terpaan angin kencang. Lapisan antikarat pada metal pasir modern mampu membuatnya cukup tahan terhadap pengkaratan. Kendati begitu, permukaannya tidak tahan terhadap tekanan atau benturan berat. Jika terinjak, genteng bisa penyok dan tidak dapat diperbaiki lagi.
Pada genteng keramik juga mampu bertahan mencapai 50 tahun bahkan lebih berkat proses pembakaran yang sempurna. Genteng ini juga memiliki daya tahan yang superior, bahkan mampu menahan beban hingga 180 kg. Materialnya tahan terhadap sinar UV dan tidak mudah terbakar. Akan tetapi, lebih rentan terhadap keretakan jika terkena benturan benda keras seperti ranting pohon atau buah kelapa yang jatuh.
- Ketahanan Terhadap Cuaca
Selanjutnya, genteng metal pun tahan pada api dan petir. Ini mampu memberikan perlindungan ekstra pada rumah. Meski begitu, kemampuannya dalam meredam panas hanya sekitar 70% sehingga rumah bisa terasa panas apabila tidak menggunakan insulasi tambahan.
Sebaliknya, genteng keramik justru memiliki kemampuan insulasi sangat baik. Genteng ini tidak menghantarkan panas sehingga suhu di dalam rumah tetap sejuk di waktu siang dan hangat saat malam hari.
Jika mempertimbangkan semua faktor di atas, pilihan genteng metal pasir atau genteng keramik seharusnya sudah jelas. Kedua jenis genteng tersebut sebenarnya sama-sama tahan lama dengan umur pakai yang bisa mencapai puluhan tahun. Pilihan terbaik sangat bergantung pada kondisi, prioritas dan anggaran. Jangan lupa untuk tetap sesuaikan kebutuhan konstruksi supaya hasilnya optimal!
